Membunuh Cicak Dapat Pahala ? Kenapa Allah Menciptakan Cicak Kalau Boleh Dibunuh ?

EvINOK – Kira-kira kenapa Allah Menciptakan Cicak Kalau Boleh Dibunuh ? Atau kenapa cicak boleh dibunuh ? Apakah membunuh cicak dapat pahala ? Lalu ada fakta-fakta apalagi mengenai cicak dalam Islam ? Yuk, simak.

Ada Apa Dengan Cicak ?

Cicak merupakan salah satu hewan yang sering kali kita temui di kehidupan sehari-hari, hewan yang termasuk dalam keluarga kadal ini bisa kita temui di bangunan-bangunan seperti rumah atau juga sering kita temui di dahan pepohonan.

Dalam kehidupan sehari-hari, cicak ini biasanya sangat tidak disukai oleh manusia karena cicak termasuk hewan pengganggu dan menjijikan, bayangkan saja atau kalian pernah mengelami kejatuhan cicak duhh jijik sekali yaa.

Cicak Meniup Api Yang Membakar Nabi Ibrahim

Kisah ini berawal ketika Nabi Ibrahim dibakar hidup-hidup oleh Raja Namrud yang diceritakan pada saat itu ada dua hewan yang berperan pada peristiwa besar tersebut yakni semut dan cicak.

Dalam kisah itu semut dengan susah payah memadamkan api yang membakar Nabi Ibrahim dengan membawa air di mulutnya, kemudian seekor burung berkata mewakili keheranan semua binatang yang menyaksikan peristiwa tersebut “Tidak mungkin setetes air liur yang ada di mulut mu mampu memadamkan kobaran api yang sangat besar itu” ujar burung.

Namun kemudian semut menjawab “Memang air ini tidak akan mampu memadamkan api itu tapi ini kulakukan paling tidak semua akan melihat bahwa aku berada pada pihak yang mana”.

Di sisi lain cicak meniup api yang dibuat oleh Namrud agar semakin membesar “Memang tiupan cicak tidak seberapa tapi dengan apa yang dilakukannya semua tahu cicak berada di pihak yang mana”.

Al-Munawi dalam Kitab Faidhul Qadir mengatakan “Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan untuk membunuh cicak karena cicak memiliki sifat tercela, sementara dulu dia meniup api yang membakar Nabi Ibrahim sehingga api itu menjadi besar”.

Sunnah Membunuh Cicak

Imam Nawawi dalam Kitab Syarah Shahih Muslim menyebutkan “Illat bahwa cicak digolongkan hewan yang fasiq karena ia merupakan hewan yang memberikan dampak mudharat dan mengganggu manusia”.

Membunuh Cicak
Membunuh Cicak

Beberapa hadits bahkan sangat menganjurkan umat muslim untuk membunuh cicak, dikisahkan oleh Saad bin Abi Waqqash Radhiallahu Anhu “bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan umatnya untuk membunuh cicak dan beliau menyebutnya sebagai hewan fasiq atau pengganggu” HR. muslim.

Berlanjut dari hadits tersebut Ibnu Majah meriwayatkan sebuah hadits yang mengisahkan bahwa ia bertemu dengan Aisyah dan melihat di rumahnya terdapat sebuah tombak yang tergeletak lalu ia pun bertanya kepada Aisyah “Wahai ibu kaum Mu’minin apa yang kau lakukan dengan tombak ini?”,

Aisyah menjawab “Kami baru saja membunuh cicak-cicak, sesungguhnya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam pernah memberi tahu kami bahwa takkalalla Ibrahim Alaihissalam dilemparkan ke dalam api, tak satupun binatang di bumi saat itu kecuali dia akan memadamkan nya kecuali cicak yang meniup-minupkan apinya maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan untuk membunuhnya” HR. Ibnu Majah.

Cicak Dapat Menyebabkan Kusta

Kusta ialah suatu penyakit yang biasa menyerang kulit, kusta ini bisa menyebabkan kecacatan dan ternyata cicak dapat menyebabkan penyakit tersebut. Badruddin Al-Aini dalam kitab Umdat al-Qari menjelaskan bahwa hewan ini dapat menyebabkan kusta sebagaimana dijelaskan dalam kitab tersebut.

Sebagian ahli hikmah menuturkan sesungguhnya cicak atau tokek bisa menyebabkan tuli dan penyakit kusta, cicak tidak bisa masuk rumah yang didalamnya ada minyak za ‘faran, ia bisa menguning dengan mulutnya dan memutih.

Dituturkan juga untuk cicak berukuran besar bisa meracuni dan membuat kulit kusta dengan cara meludah ke dalam wadah kemudian manusia mengambilnya maka hukumnya makruh.

Apabila menemukan garam maka akan membuat lubang di dalamnya dan menjadikan zat untuk menghasilkan kusta sampai tidak keluar 4 bulan dan tidak makan apapun seperti ular.

Kotoran Cicak Mengandung Bakteri E-COLI

Cicak yang berkeliaran di langit-langit rumah terkadang membuat kotoran sembarangan, yang mana kotorannya bisa jatuh ke lantai mengenai badan atau bahkan jatuh pada makanan. Dilansir dari halosehat.com, dari kotoran cicak mengandung bakteri E-COLI yang menyebabkan sakit perut apabila masuk kedalam tubuh.

Pahala Membunuh Cicak

Sunnah merupakan perkara yang tidak wajib dilaksanakan namun mendapatkan kebaikan kalau dilaksanakan, itu artinya dalam membunuh cicak pun sudah tentu akan ada kebaikan yang menyertainya. Mengenai hal ini Nabi Shallallahu alaihi wasallam menjelaskan perihal pahala yang akan didapatkan dengan mengamalkan anjurannya.

Berarti membunuh cicak dapat pahala? Yuk, simak lanjutannya.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda “Barangsiapa yang membunuh seekor cicak dengan satu pukulan dicatat baginya 100 kebaikan dalam dua pukulan pahalanya kurang dari itu dalam tida pukulan pahalanya kurang dari itu” HR. Muslim.

Tak hanya itu, sebuah hadisT lain juga mengisahkan tentang Aisyah yang mengatakan “Aku mendengar bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda barangsiapa yang membunuh cicak maka Allah akan menghapus 7 kesalahan atasnya” HR. Thabrani.

Mengapa diberikan kebaikan bagi membunuh cicak dengan pukulan-pukulan tertentu ? Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa anjuran membunuh cicak dalam hadis tersebut karena ia dapat menularkan penyakit.

Membunuh hewan ini dengan pukulan tertentu karena semakin cepat dibunuh maka akan semakin membuat diri kita aman dari penyakit.

Kesimpulan

Hewan cicak dianjurkan dibunuh karena dapat membahayakan kita bukan karena alasan yang lain apalagi karena dendam atas Nabi Ibrahim seperti yang dijelaskan dalam hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda “Tidak boleh ada bahaya dan tidak boleh membahayakan” HR. Ibnu Majah dan di shohihkan al-Albani dalam Irwa’ al-ghalil.

Jadi apabila memang cicak yang ada di sekitar kita membahayakan atau meracuni makanan maka dibolehkan bagi kita untuk membunuh cicak tersebut, Wallahualam.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.